Minggu, 01 September 2019


RANGKUMAN PENGENALAN KIMIA

Kimia: ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang materi meliputi susunan,struktur,sifat dan perubahan materi serta energy yang menyertainya.
Materi: segala sesuatu yang mempunyai massa dan yang mempunyai volume(menempati ruang)
Materi mempunyai 3 wujud : padat (solid) cair (liquid/aqueous) dan gas.
Perubahan wujud Materi : materi yang berubah dari 1 wujud ke wujud lain.

                sifat
          Perubahan fisika
Hasil materi baru wujud
Ciri-ciri

Tidak menghasilkan berubah hanya melibatkan perubahan wujud,tetapi tidak menghasilkan materi baru


Materi digolongkan:
1.     Unsur : Zat yang tidak bisa di uraikan ke bentuk sederhana melalui reaksi kimia.
2.     Senyawa : Zat yang terbentuk oleh 2 unsur/lebih unsur yang berbeda,dengan komposisi tetap.
3.     Campuran : zat yang terbentuk oleh banyak unsur dengan komposisi tak tetap.


Penggolongan campuran



Larutan
Koloid


Suspensi


                 Definisi
Campuran homogen antara dua zat/lebih dimana partikel dan komponen penyusunnya tersebar secara merata,terdiri atas pelarut dan zat terlarut. Campuran heterogen antara 2 zat atau lebih dimana partikel zat yang berukuran koloid(fase terdispersi)tersebar secara merata dalam zat lain (fase pendispersi)

Campuran heterogen antara 2 zat atau lebih yang  berukuran suspensi

Metode pemisahan campuran 
          Pemisahan
    Metode yang digunakan
Zat padat dari zat padat lainnya, zat padat dari zat cair dalam larutan zat padat dari zait cair dalam suspensi


Beberapa zat padat dari campuran


Zat-zat cair yang tidak saling melarutkan
Zat cair dari larutannya


Pengayakan,pemisahan magnetic,pelarutan penguapan/evaporasi,kristalisasi
Penyaringan/filtrasi,sentrifugasi

Kromatografi

Corong pisah

Destilasi/penyulingan destilasi bertingkat
Kadar zat dalam campuran biasanya dinyatakan sebagai perbandinagn jumlah zat dengan jumlah campurannya dalam bagian perseratus(%)atau bagian perjuta (bpj) atau ppm(part permilion)
1 bagian = 10₆ ppm (bbj) 1% = 10⁴ ppm (bpj)

Satuan kadar zat dapat dinyatkan dalam perbandingan massa atau volume,yaitu persen (%) massa persen (%) volume,bpj (ppm) massa,dan bpj (ppm) volume.

Klasifikasi Materi  

·        Zat yang tidak dapat di uraikan lagi menjadi zat baru yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa
·        Di bedakan atas unsur logam dan non logam
·        Campuran adalah zat yang terbentuk dari dua atau lebih zat yang mempunyai sifat zat asalnya

Ciri-ciri :

·        Komposisinya tidak tetap dapat dipisahkan menjadi zat asalnya melalui cara-cara fisika,seperti dengan penyaringan.
·        Gabungan dua atau lebih unsur secara kimia dengan perbandingan tertentu
·        Mempunyai sifat yang berbeda dengan sifat unsur penyusunannya

Partikel Materi :
Materi tersusun atas partikel yang dapat berbentuk atom,molekul,atau ion.
·        Atom : Partikel terkecil dari suatu unsur yang masih mempunyai sifat unsur itu.
·        Molekul : Gabungan dua kata atau lebih atom yang sama atau berbeda.
·        Ion : Atom atau kumpulan atom bermutan listrik.

Sifat Materi :
·        Sifat fisika : sifat yang dapat diamati tanpa mengubah susunan materi.
·        Sifat kimia : sifat yang dapat di amati akibat terjadi perubahan materi menjadi materi lain. Atau
·        Sifat ekstensif : sifat yang dipengaruhi oleh kuantitas materi
Contoh : warna,bau,rasa,dan titik lebur.

Perubahan materi:
·        Perubahan fisika : tidak menghasilkan zat baru hanya melibatkan perubahan bentuk atau wujud zat campuran.
Contoh : beras menjadi nasi,lilin meleleh.
·        Perubahan kimia : mengasilkan materi baru yang berbeda sifatnya dengan materi asalnya(senyawa yang menyertai perubahan kimia:pembentukkan gas,endapan,warna atau suhu)
Contoh : fotosintesis,telur membusuk.

Perubahan Wujud Materi:
Sebagian besar materi alam berada sebagai campuran zat zat  murni. Untuk memperoleh zat murni tersebut, beberapa pemisahan campuran yang dikelompokkan menjadi beberapa jenis :
Pemisahan zat padat dari suatu suspense
Suatu suspensi dapat dipisahkan dengan metode penyaringan/filtrasi dan metode sentrifugasi/centrifuge.
·        Pada metode filtrasi hasilnya disebut filtrate(bagian yang jernih)dan sisanya disebut residu(bagian padat)
·        Pada metode sentrifugasi dilakukan pemusingan,sehingga terjadi pengendapan/sediamentasi lalu didekantasi/dituang atau dipipet secara hati-hati sehingga didapat zat padatnya
.
Pemisahan zat padat dari larutan
Zat padat yang terlarut dapat dipisahkan dengan metode penguapan/evaporasi dan kristalisasi
Penguapan :
·        Larutan dipanaskan sehingga pelarutnya menguap dan meninggalkan pelarut.
·        Pemisahan didasarkan atas perbedaan titik didih(t.d pelarut<t.d terlarut)
Contoh : pembuatan garam dan air laut

Kristalisasi
·        Larutan pekat didinginkan sehingga mengkristal
·        Larutan harus dipekatkan terlebih dahulu dengan jalan penguapan lalu didinginkan,sehingga didapat zat padat yang lebih murni.
Contoh : pembuatan gula pasir dari nira tebu,pembuatan dari air tebu
Pemisahan campuran zat air cair
Zat cair dapat dipisahkan dengan metode distilasi(penyulingan),metode distilasi bertingkat,dan metode corong pisah.
·        corong pisah digunakan untuk memisahkan cairan yang tidak saling melarutkan,contohnya campuran air dan minyak.
·        Distilasi bertingkat,proses distilasi berulang-ulang dan adanya kolom fraksionasi yang terdiri atas beberapa plat yang bertindak sebagai tempat pengembunan.destilasi ini digunakan pada pemisahan zat cair yang sama-sama mudah menguap.contohnya pemurniaan minyak bumi,yaitu memisahkan gas,bensin,minyak tanah.
·        Distilasi suatu proses penguapan yang diikuti pengembunan.contohnya pengolahan air tawar dari air laut.

Kromatografi

Cara pemisahan komponen yang terdiri dari 2 fase: fase mobil (fase bergerak) dan fase stasioner (tetap).berdasarkan perbedaan nya terikatnya suatu komponen pada fase stasioner dan perbedaan pada kelarutannya fase mobil.komponen yang berkurang larut dalam fase mobil atau yang lebih kuat terjerap(teradsorpsi)pada fase stasioner akan tertinggal,sedangkan komponen yang lebih larut atau kurang terjerap akan bergerak lebih cepat.
·        Macam kromatografi: k.kertas dan k.gas
Contohnya: pemisahan campuran zat warna,memisahkan komponen monosakarida pada polisakarida.

Pemisahan dua jenis padatan
1.     SUBLIMASI
·        Didasarkan atas kemudahan zat untuk menyublim atau tidak
·        Campuran dipanaskan secara perlahan,dan zat yang mudah menyublim terlebih dahulu.uap yang terbentuk,kemudian di dinginkan sehingga akan menghablur kembali.
Contoh : pemisahan iodin,kapur barus dari campurannya.
2.     KRISTALISASI
·        Di dasarkan atas perbedaan kelarutan dari komponen campuran dalam pelarut tertentu.
·        Makin tinggi suhu,makin besar kelarutan,sera komponen yang berbeda dalam suatu campuran akan melarut dalam pelarut yang berbeda pula.
Contoh: pemisahan KNO₃ dan NaNO₃ yang memiliki kelarutan pada suhu yang berbeda.

Referensi:
Tim Grasindo.TOP no.1 pendalaman materi kimia SMA X,XII,XII.2014.
Grasindo: Jakarta

Oleh : Yosefin Helen Natalie.A
NIM : C1061191107
Ilmu Teknologi Pangan
Universitas Tanjungpura

33 komentar:

  1. Bagusss..ditunggu postingan selanjutnyaa

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Sangat membantu sekali dan sangat mudah di pahami

    BalasHapus
  4. sangat membantu dan mohon di kembangkan lagi ya...

    BalasHapus
  5. Ditunggu postingan selnjutnya kakak

    BalasHapus
  6. Makasih kak ditunggu postingan selanjutnya ya!

    BalasHapus
  7. Materinya sangat membantu👍 dan ditunggu postingan selanjutnya yaa..

    BalasHapus
  8. Mantap kakak kami tunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  9. Mantaapp....ssemangt buat kedepannya... warbiyasaah

    BalasHapus

Ikatan Dan Unsur Kimia

A.       Klasifikasi Ikatan unsur-unsur tidak selalu berada sebagai atom tunggal, melainkan cenderung bergabung dengan atom unsur sejeni...